Minggu, 06 Mei 2012

Mola Hidatidosa


A.    Pengertian
Mola Hidatidosa ialah kehamilan abnormal, dengan ciri-ciri stroma villus korialis langka vaskularisasi dan edematus.
B.     Patofisiologis
Pada molahidatinosa tidak terjadi deperensiasi tetapi hanya froliferasi sehingga pertumbuhan tidak terkendali pada sel-sel tropoblas yang mana vaskularisasi tidak mencukupi sehingga bagian pinggir akan nekrosis dan keluar menimbulkan gelembung mola (fluksus) yang akhirnya akan mengalami mola abortion.
C.    Diagnosis :
Kehamilan mola hidatidosa akan didapatkan gambaran/tanda :
1.      Seperti keluhan kehamilan muda
2.      Dengan perubahan secara cepat menyebabkan TFU (tinggi Fundus uteri) lebih besar dari pada usia kehamilan dari pada umumnya. Sehingga pada keadaan ini harus dibedakan dari pada kehamilan gemmelli.



D.    Therapi
1.      Evakuasi, dengan persiapan khusus
a.       Cairan /darah
b.      Upaya dilatasi tujuan utama bila osteum uteri belum terbuka ( amnion 10 – 12 jam)
c.       Drip oxcitosin untuk menambah kontraksi, ekspulsi, menurunkan perdarahan, mencegah perforasi          kebelakang
2.      Terapi supportif  (antibiotika, transfusi, dll)
3.      Monitor kadar HCG  sampai 1 bulan :
4.      Apakah ada mola.
Apakah ada tanda-tanda keganasan /Chorio Ca.Curret bisa menyebabka robeknya mukosa endometrium sehingga bila diberikan oksitoxin maka endometrium akan menebal.
E.     Predisposisi terjadinya Molahidatinosa :
1.      Kekurangan vitamin B 12
2.      Imunologi
3.      Gizi terganggu

Lihat Juga Asuhan Keperawatan Mola Hidatosa

0 komentar:

Posting Komentar